Mayawati Seorang WNI Jadi Korban Penusukan hingga Tewas di Inggris, Polisi Selidiki Pelaku dan Motifnya

- 8 Januari 2024, 20:00 WIB
Ilustrasi - Pembunuhan
Ilustrasi - Pembunuhan /Dok: Antara/
 
 
Media Magelang - Seorang wanita warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban penusukan hingga tewas di Inggris.
 
Terkait kasus penusukan wanita warga negara Indonesia (WNI) itu, hingga saat ini polisi masih menyelidiki siapa pelakunya.
 
Tak hanya itu, polisi Inggris juga menyelidiki motif yang mendasari penusukan wanita warga negara Indonesia (WNI) tersebut.
 
Dilansir dari Daily Mail, seorang wanita  ditemukan tewas tertusuk pisau di dalam mobil Lexus di dekat rumah mewahnya yang bernilai 2,5 juta poundsterling.
 
 
Wanita itu teridentifikasi sebagai ibu dari tiga anak yang bernama Mayawati Bracken, 56 tahun.
 
Mayawati ditemukan tewas secara tragis  di dalam mobil Lexus miliknya, di Desa Pangbourne, Berkshire, Inggris sekitar pukul 17.45 waktu setempat, Kamis 4 Januari 2024.
 
Hanya berselang beberapa menit kemudian, polisi mendapat kabar seorang pria berusia 18 tahun tewas tertabrak kereta api di dekat Pangbourne.
 
Polisi kemudian menyimpulkan bahwa dua kejadian itu pasti ada kaitannya.
 
Usai kejadian tersebut, polisi segera menggeledah rumah mewah Mayawati di Flowers Hill yang ia tempati bersama tiga anaknya sejak berpisah dari suaminya yang merupakan warga negara Inggris.
 
Seorang teman dari Mayawati yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, "Maya adalah seorang wanita yang baik dan murah hati kepada orang-orang. Dia sangat menyayangi semua anaknya. Dia memiliki anak kembar, laki-laki dan perempuan, dan seorang anak laki-laki lagi. Dia akan melakukan apapun untuk mereka.”
 
"Mereka semua menghabiskan Natal dan Tahun Baru bersama sebagai sebuah keluarga. Apa yang terjadi sungguh mengerikan dan tidak terduga,” lanjut teman Mayawati.
 
Teman Mayawati itu juga mengungkapkan, bahwa sebenarnya Mayawati berasal dari Indonesia, dan bertemu dengan suaminya, Michael, yang seorang warga negara Inggris saat ia masih bekerja di Hong Kong.
 
Menurut keterangan teman Mayawati, Michael bekerja di sebuah bank, dan Michael jugalah yang merancang pembangunan rumah mewah di Desa Pangbourne, yang ditempati Mayawati beserta tiga anaknya.
 
Tetangga sekitar rumah Mayawati mengatakan, bahwa Mayawati merupakan wanita yang tertutup dan baik hati.
 
Dengan adanya berita seorang wanita WNI yang menjadi korban penusukan hingga tewas di Inggris, pihak kepolisian setempat masih menyelidiki siapa pelakunya, dan apa motifnya.***

Editor: Heru Fajar


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah