Jelang Akhir Ramadhan, Ini Jadwal 1 Syawal 1442 Hijriah Menurut Muhammadiyah

- 30 April 2021, 09:05 WIB
Ilustrasi. Muhammadiyah tentukan 1 Syawal 1442 H pada 13 Mei 2021
Ilustrasi. Muhammadiyah tentukan 1 Syawal 1442 H pada 13 Mei 2021 /pixabay/chiplanay

Media Magelang - Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan waktu Lebaran tepatnya 1 Syawal 1442 Hijriah atau Idul Fitri 2021.

Muhammadiyah telah mengeluarkan maklumat nomor 01/MLM/I.0/E/2021 terkait penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1442 Hijriah.

Dalam maklumat yang telah dikeluarkan, Ramadhan jatuh pada Selasa, 13 April 2021.

Sementara, untuk 1 Syawal 1442 Hijriah atau Idul Fitri jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021.

Baca Juga: MUI Imbau Umat Islam Sholat Idul Fitri 1442 H di Rumah Saja

Muhammadiyah menentukan hari-hari penting menggunakan metode hisab.

Metode hisab ini digunakan dalam arti perhitungan waktu dan arah tempat untuk kepentingan pelaksanaan ibadah, seperti penentuan waktu salat, waktu puasa, waktu idul fitri, waktu haji dan waktu gerhana.

Dalam penetapan arah dan waktu menggunakan perhitungan pada posisi-posisi geometris benda-benda langit. Khususnya matahari, bulan, dan bumi yang dipakai dalam menentukan waktu di muka bumi dan arah.

Baca Juga: Catat! Ini Lokasi Penukaran Uang di Bank Jateng Periode Ramadhan dan Idul Fitri 2021

Pengkajian terkait dengan posisi-posisi geometris dan benda-benda langit untuk menentukan penjadwalan waktu di muka bumi ini.

Muka bumi ini merupakan bagian dari peradaban islam yang disebut ilmu haiah (astronomi) atau disebut dengan ilmu falak.

Ilmu falak (astronomi / ilmu haiah) jauh lebih luas dari sekadar mempelajari posisi geometris benda langit untuk tujuan praktis, seperti penentuan waktu.

Ilmu falak syar'i atau disebut dengan ilmu hisab, dalam penanaman ilmu hisab ini mulai populer di kalangan beberapa fukaha. Sesungguhnya dalam khazanah ilmu pengetahuan islam secara umum, terutama dalam lingkungan para pengaji sains islam di masa lampau.

Baca Juga: Besok Tutup! Ini Syarat dan Link Pendaftaran BLT UMKM 2021 Kabupaten Bojonegoro

Muhammadiyah menjelaskan ilmu hisab bukan ilmu falak, tetapi ilmu hitung (aritmetika), yakni suatu cabang pengetahuan yang mengkaji terkait bilangan melalui penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

Muhammadiyah menggunakan hisab hijad wujud alhilal, yakni metode yang menetapkan awal bulan baru.

Serta menegaskan bulan Qamariah baru dimulai jika sudah terpenuhi tiga parameter ijtimak.

Ijtimak pertama, yaitu terjadi sebelum matahari terbenam, kedua pada saat matahari terbenam, dan ketiga saat bulan berada di atas ufuk.

Demikianlah informasi mengenai metode yang digunakan oleh Muhammadiyah dalam menentukan 1 Syawal 1442 Hijriah.***

Editor: Destri Ananda Prihatini

Sumber: Muhammadiyah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah