Christian Eriksen akan Dipasangi Alat Pacu Jantung ICD Setelah Insiden di Laga Denmark vs Finlandia Euro 2020

17 Juni 2021, 16:34 WIB
Christian Eriksen Posting Foto Senyum dan Acungkan Jempol Sejak Kena Serangan Jantung /mirror

Media Magelang - Pemain sepakbola asal Denmark Christian Eriksen akan dipasangi alat pacu jantung atau implantable cardioverter defibrillator (ICD).

Keputusan pemasangan alat pacu jantung atau ICD di bawah kulit diambil setelah Christian Eriksen jatuh tak sadarkan diri akibat serangan jantung selama pertandingan pembukaan Euro 2020 laga Denmark vs Finlandia.

Keputusan itu dibuat setelah beberapa pemeriksaan jantung yang berbeda dan Christian Eriksen telah mengambil keputusan untuk menerima solusinya, kata dokter tim nasional seperti dikutip Media Magelang dari Sky News.

Baca Juga: Insiden Christian Eriksen Pingsan di Lapangan dan Pentingnya Belajar Tentang CPR

Gelandang Denmark telah menjalani tes di rumah sakit setelah insiden menyedihkan yang membuatnya pingsan selama pertandingan Euro 2020 saat melawan timnas Finlandia di paruh waktu kedua.

Pemasangan alat pacu jantung yang dikenal sebagai ICD berguna untuk memperbaiki ritme jantung jika mendeteksi pola yang berpotensi berbahaya dengan mengeluarkan sejumlah kejutan listrik kecil atau lebih besar tergantung dengan kondisi pemakainya.

Menurut situs British Heart Foundation, ICD bisa sangat berguna dalam situasi ekstrim karena dapat bertindak sebagai defibrillator untuk mengembalikan irama normal jantung.

 

Baca Juga: Christian Eriksen Pingsan di Lapangan, Kapten Denmark Ini Langsung Banjir Pujian

Keputusan ini diambil pada hari kelima setelah gelandang Inter Milan berusia 29 tahun itu pingsan di lapangan saat bermain melawan Finlandia di Kopenhagen.

Insiden itu sempat membuat Christian Eriksen harus diresusitasi dan pertandingan dihentikan sementara.

Christian Eriksen telah menjalani karir sepak bola selama tujuh tahun bersama Tottenham di Liga Premier, sebelum akhirnya harus dibawa ke rumah sakit, di mana petugas medis terus bekerja untuk mengidentifikasi apa yang menyebabkan serangan jantungnya.

"Setelah Christian menjalani pemeriksaan jantung yang berbeda, telah diputuskan bahwa dia harus menjalani ICD (pemasangan alat pacu jantung)," kata dokter tim Denmark Morten Boesen pada hari Kamis 16 Juni 2021.***

Editor: Puspasari Setyaningrum

Sumber: Sky News

Tags

Terkini

Terpopuler