Ganjar Pranowo Tanggapi Rencana Proses Belajar Tatap Muka: Tidak Hanya Guru, Siswa Juga Perlu Divaksin

- 25 Februari 2021, 20:34 WIB
Ganjar Pranowo beri usulan tentang penerapan sekolah tatap muka
Ganjar Pranowo beri usulan tentang penerapan sekolah tatap muka /Dok Humas Prov Jateng

Media Magelang - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo beri komentar mengenai rencana pemerintah kembalikan proses belajar mengajar tatap muka pada Juli 2021, menyusul program vaksinasi terhadap guru di Indonesia.

Menurut Ganjar Pranowo, sebelum mengambil keputusan terkait rencana belajar mengajar tatap muka, harus dipastikan kembali apakah seluruh guru sudah mendapat jatah vaksinasi.

Menurut Ganjar Pranowo, yang saat ini perlu dilakukan adalah percepatan vaksinasi dan uji coba sebelum rencana belajar mengajar tatap muka dilaksanakan pada Juli 2021.

Baca Juga: Proses Pendaftaran Kartu Prakerja Bermasalah? Ini Tips Cepat Mengunggah Foto KTP agar Lolos Gelombang 12

"Belum, saya belum mengambil keputusan. Akan saya cek dulu apakah pada jadwal itu sudah semuanya divaksin. Tapi, seandainya percepatan dilakukan, saya setuju. Tapi tidak semuanya lho, polanya nanti harus uji coba dulu," kata Ganjar saat ditemui di kantornya pada Kamis, 25 Februari 2021.

Ganjar Pranowo juga menyampaikan permintaan agar pemerintah betul-betul memperhitungkan kebijakan tentang belajar tatap muka mengingat yang telah divaksinasi hanya gurunya sehingga masih terdapat celah atau kerawanan terutama dari kondisi siswa.

"Bagaimana dengan siswanya? Ingat ya, SMK saya saat uji coba dulu satu sekolahan kena semuanya, ya gurunya ya siswanya. Maka nanti siswanya ikut disuntik vaksin apa tidak. Maka saya usul siswanya juga divaksin, baru pembelajaran tatap muka bisa dilakukan," tegasnya.

Baca Juga: Biodata Lengkap Zoe Jackson, Si Cantik Pemeran Nana Di Sinetron Buku Harian Seorang Istri SCTV

Ganjar Pranowo juga menyebutkan bahwa pemetaan daerah sesuai zona juga sangat penting dipertimbangkan dalam keputusan ini dimana daerah dengan resiko tinggi harus mendapat pengecualian dari pelaksanaan kebijakan belajar mengajar tatap muka di Juli 2021.

"Kalau daerah yang aman boleh, tapi harus uji coba dulu. Nanti kami akan lakukan uji coba lagi, karena dari pengalaman kami, SMK Jateng yang kita uji coba ketat saja bisa kena," tegasnya.

Ganjar Pranowo juga beralasan bahwa meski vaksinasi kepada guru di Indonesia telah dilaksanakan, hal itu belum cukup menjadi jaminan pembelajaran tatap muka bisa berjalan aman.

Baca Juga: Biodata Lengkap Cinta Brian, Sosok Maskulin Pemeran Dewa Buwana Di Sinetron Buku Harian Seorang Istri SCTV

"Kalau gurunya saja yang divaksin, belum menjadi alasan yang cukup untuk membuka kelas tatap muka. Maka kalau boleh saya usul, siswanya juga divaksin, baru mereka yang sudah divaksin itu bisa menggelar belajar tatap muka," pungkasnya.

Usulan Ganjar Pranowo ini merupakan tanggapan dari target Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dalam menyelesaikan pemberian vaksin untuk tenaga pendidikan di Indonesia pada Juni 2021.

Kemudian, Nadiem Makarim juga menyebut bahwa proses belajar mengajar tatap muka bisa digelar pada Juli 2021 dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Baca Juga: Potret Tampan Park Eun Seok, Aktor Korea Pemeran Logan Lee dalam Drakor The Penthouse

Namun menurut Ganjar Pranowo, ada beberapa hal yang perlu dilakukan percepatan vaksinasi tidak hanya kepada guru namun juga siswa, serta uji coba dan pemetaan untuk daerah yang masih memiliki resiko penularan yang tinggi.***

Editor: Puspasari Setyaningrum

Sumber: Humas Pemprov Jateng


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah