Cuaca Buruk di Akhir Tahun, Ganjar Pranowo: Kita Sudah Siap Semuanya

- 9 November 2021, 17:11 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau beberapa rumah pompa dan pengerukan sedimentasi Kanal Banjir Barat Kota Semarang sambil gowes, Selasa 9 November 2021
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau beberapa rumah pompa dan pengerukan sedimentasi Kanal Banjir Barat Kota Semarang sambil gowes, Selasa 9 November 2021 /Humas Prov Jateng

Media Magelang – Cuaca yang ekstrim memang kerap terjadi hampir di seluruh bagian wilayah Indonesia di awal maupun akhir tahun.

Cuaca yang cukup mengkhawatirkan ini membuat Gubernur Jawa Tengah meminta agar masyarakat terutama tim yang bergabung dalam kesiagaan banjir untuk selalu siaga dengan kemungkinan yang akan terjadi.

Dalam informasi yang diberikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika memberitahukan bahwa Jawa Tengah akan mengalami cuaca ekstrim berupa hujan lebat pada akhir Desember tahun ini.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Antisipasi Masyarakat untuk Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

“Ramalan BMKG Jateng akan dilanda cuaca ekstrem. Ramalannya sampai Desember hujan akan tinggi, Januari akan turun dan Februari akan tinggi lagi,” dikutip Media Magelang dalam akun Humas Pemprov Jateng, Selasa 9 November 2021.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam kesempatannya memimpin apel kesiapsiagaan bencana di halaman kantor Gubernur Jateng pada tanggal 9 November 2021.

“Maka, kita harus siap siaga sampai April. Saya minta semua siap menghadapi situasi yang terburuk,” Lanjut Pak Ganjar dalam Apel tersebut.

Baca Juga: Cegah Banjir, Ganjar Cek Kesiapan Rumah Pompa dan Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan

Tak luput juga, Ganjar Pranowo pun meminta kepada seluruh kepala daerah untuk selalu mengedukasi para warganya dan menyebarkan peta bencana beserta informasi untuk dipahami.

Selain itu juga, Gubernur yang lahir di Jawa Tengah ini pun sudah menyiapkan beberapa posko pengungsian bagi warga yang sekiranya akan mendapatkan dampak dari bencana alam ini.

Ditambah Pandemi Covid yang belum usai, pak Ganjar pun memerintahkan agar posko pengungsian tersebut harus sesuai dengan protokol kesehatan.

“Logistik mesti siap. Peralatan harus on dan standby semua. Tidak boleh ada yang rusak,” Lanjut pak Ganjar Pranowo lagi.

Dengan adanya perintah tersebut, menjelaskan bahwa Gubernur Jawa Tengah sudah mempersiapkan segala halnya dengan matang-matang.

Kemudian, pak Ganjar pun meminta instansi sektor kehutanan untuk terus menggalakkan penanaman guna untuk menyerap debit air dari intensitas hujan di akhir tahun 2021.

“Mumpung ini musim hujan, ayo giatkan penanaman. Sambil menanam, kita standby terus. Mudah-mudahan tidak ada bencana, tapi kalau ada kita sudah siap semuanya,” Tuturnya lagi.

Disamping tegasnya sikap Ganjar Pranowo dalam menanggulangi banjir, Safrudin selaku Plt Kepala BPBD Jateng menyebutkan beberapa hal lain yang juga harus diwaspadai.

Safrudin mengatakan bahwa tidak hanya banjir atau tanah longsor saja. Sebagaimana yang telah diketahui belum lama ini banjir bandang terjadi di beberapa daerah, salah satunya di Batu Malang.

Menurut beliau, banjir bandang harus juga diwaspadai.***

Editor: Puspasari Setyaningrum

Sumber: Humas Pemprov Jateng


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah